Kota ini dibangun pada tahun 1957 (UU Darurat No. 10/1957 tentang Pembentukan Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Tengah) dari hutan belantara yang dibuka melalui Desa Pahandut di tepi sungai Kahayan. Palangka Raya merupakan kota dengan luas wilayah terbesar di Indonesia. Sebagian wilayahnya masih berupa hutan, termasuk hutan lindung, konservasi alam serta Hutan Lindung Tangkiling.
mungkin banyak orang yang kurang tau wisata - wisata apa saja yang ada dikota palangkaraya
berikut ini ada beberapa wisata dipalangkaraya. yang bisa kalian kunjungi yang nggak kalah indah dengan wisata alam lainnya di indonesia :
Wisata
susur sungai
Ini adalah
atraksi utamma yang wajib untuk di lakukan ketika berada di Kota Palangkaraya,
ada kapal susur sungai yang berada di dermaga tugu pahlawan yang selalu siap
untuk mengantarkan anda untuk menikmati keindahan panorama sungai Kahayan dan
Rungan. Kapal wisata milik pemerintah ini berangkan setiap hari selama kurang
lebih 3 jam sekali berangkat dengan minimun penumpang 25 orang. Selain itu juga
ada kapal milik swasta namun lebih mahal karena pasarnya adalah wisatawan mancanegara,
namun semua fasilitas di kapal ini full service, dari penjemputan hingga makan
dan kamar tidur yang berada di dalam lambung kapal.
Satu-satunya
musium yang ada di Kota Palangkaraya ini adalah tempat yang paling cocok untuk
di kunjungi bagi yang ingin mengetahui tentang adat dan budaya Suku Dayak. Dari
proses kelahiran hingga upacara kematian di jelaskan dengan menarik dengan
benda-benda yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari dipajang dalam
kaca dan tampilan yang menarik, di lantai dua bahkan ada miniatur dari rumah
betang dan rumah yang biasa digunakan ketika tinggal di ladang selama
berbulan-bulan oleh suku Dayak
Aburetum
Nyaru Menteng
Di sinilah
Orangutan yang telah menjadi korban dari lajunya deforestasi kembali di
rehabilitasi untuk kembali ke alam liar, di sini bawah yayasan Borneo Orangutan
Survival (BOS) Foundation mereka di ajarkan kembali bagaimana menjadi Orangutan
yang seutuhnya, bagaimana cara naik pohon, membuat sarang hingga mengenali
predator yang ada di di sekitarnya. Namun pengunjung hanya diperbolehkan untuk
masuk ke pusat informasi dan hanya melihat mereka di kandang besar dari balik
kaca, di pusat informasi ini kita juga diputarkan video ketika pelepasliaran
dan film pendek tentang orangutan yang menjadi peliharaan hingga kembali ke
hutan. Pusat infomasi ini hanya buka
pada hari sabtu dan minggu, diluar itu bagi yang ingin berkunjung harus
mengurus di BKSDA setempat.
Danau Tahai
Pulau kaja

Pulau kaja adalah pulau pra pelepasliaran Orangutan yang telah lulus “Sekolah Hutan” di pusat rehabilitasi BOSF, di sinilah mereka untuk pertama kalinya dengan bebas bergelayut dari satu pohon ke pohon lainya. Walau begitu, mereka masih di beri makan setiap harinya karena persediaan buah-buahan yang terbatas di pulau ini. Karena Pulau ini bukan tempat wisata, jadi ada beberapa peraturan yang harus di patuhi oleh pengunjung seperti dilarang untuk naik ke pulau dan berinteraksi dengan Orangutan,menjaga jarak maksimal 10 meter serta dilarang mengambil foto Orangutan dengan camera profesional. Pulau Kaja hanya boleh di kunjungi pada hari Sabtu, Minggu, Selasa dan Kamis
Tak jauh
dari dari Aburetum Nyaru Menteng ada sebuah danau berair hitam yang telah
dibangun di atasnya jembatan kayu yang pas untuk foto-foto, juga tersedia
beberapa tempat untuk bersantai santai menikmati panorama sekeliling yang masih
dikelilingi oleh hutan gambut. Bagi yang ingin mencoba aktifitas lain juga ada
bebek-bebekan yang tinggal dikayuh untuk berkeliling danau.
Bukit Tangkiling
Diperlukan
waktu sekitar 45 menit untuk mencapai puncak bukit ini, setiba dipucak panorama
hijaunya hutan Kalimantan berhiaskan sungai yang meliuk-liuk adalah bonus yang
bisa kita nikmati. Waktu terbaik untuk mendaki bukit yang berupa batu-batu ini
adalah di pagi hari ketika kabut tipis masih menutupi daerah sekitarnya
sehingga kita tampak seperti berada di atas awan, atau di sore hari ketika
matahari kembali ke peraduannya, sunset di Bukit Tangkiling adalah salah satu
sunset terindah yang bisa dinikmati.
Sungai Berbatu sei gohong


Turun dari
Bukit Tangkiling anda bisa menuju desa Sei Gohong yang berada di bawah bukit,
desa ini dibelah oleh sebuah sungai yang airnya berwarna merah kehitaman. Ada
bagian yang berbatu dan berlumut sehingga pas untuk berseluncur dan berendam
untuk menghilangkan lelah setelah mendaki bukit.
Danau Tahai’i

Walaupun
namanya mirip dengan danau tahai sebelomnya, namun yang satu ini sama sekali
berbeda dengan yang sebelumnya, untuk meuju ke sana kita terlebih dahulu melalui
labiri sungai kecil dengan pepohonan yang masih rapat. Pasir putih yang
menghampar merupakan tempat yang pas untuk mendirikan tenda dan danaunya yang
tidak terlau luas namun berair bersih sangat menyegarkan untuk berenang. Lebih
lanjut tentang Danau tahai’i bisa dibaca di sini (Link).
Pulau kaja
Pulau kaja adalah pulau pra pelepasliaran Orangutan yang telah lulus “Sekolah Hutan” di pusat rehabilitasi BOSF, di sinilah mereka untuk pertama kalinya dengan bebas bergelayut dari satu pohon ke pohon lainya. Walau begitu, mereka masih di beri makan setiap harinya karena persediaan buah-buahan yang terbatas di pulau ini. Karena Pulau ini bukan tempat wisata, jadi ada beberapa peraturan yang harus di patuhi oleh pengunjung seperti dilarang untuk naik ke pulau dan berinteraksi dengan Orangutan,menjaga jarak maksimal 10 meter serta dilarang mengambil foto Orangutan dengan camera profesional. Pulau Kaja hanya boleh di kunjungi pada hari Sabtu, Minggu, Selasa dan Kamis
Taman Kota
Ada dua
taman yang bisa dijadikan alternatif untuk bersantai dan bergaul di
Palangkaraya. Yang pertama adalah taman kota yang terletak di dekat kantor
gubernur, taman ini bisanya rame ketika sore dan malam hari. Relief perjuangan
bangsa Indonesia dari jaman penjajahan hingga jaman kemerdekaan menghiasi
temboknya, di bagian tengah, tirai air membelah taman menjadi dua bagian. Yang kedua
adalah taman Tugu Sukarno, di sebut Tugu Sukarno karena di sinilah pertama
kalinya dipancangkan pembangunan Kota Palangkaraya oleh presiden pertama
republik Indonesia dan disiapkan sebagai ibukota negara.
Sungai Kahayan
Setiap sore,
di tiga pelabuhan sungai utama yang ada di Kota Palangkaraya selalu di penuhi
oleh masyarakat baik itu untuk sekedar bersantai ataupun memancing, tak lupa
pula para penjaja makanan yang datang untuk menawarkan dagangannya kepada para
warga yang haus atau sekedar pengen menikmati gorengan sambil menatap sunset. Tiga
pelabuhan yang biasanya menjadi tongkrongan adalah Pelabuhan Tugu Sukarno,
Pelabuhan Flamboyan dan Pelabuhan Rambang.
Taman
nasional ini memang kalah terkenal dengan tetangganya Taman Nasional Tanjung
Puting, namun ternyata di sini ada sekitar 6500 Orangutan liar yang tersebar di
area hutan rawa gambut yang mendominasi kawasan ini. Menurut petugas di Taman
Nasional sangat mudah untuk bertemu dengan Orangutan ketika sedang trekking
atau menyusuri sungai dengan kelotok, terkadang mereka hanya bergelantungan di
atas pohon di tepi sungai. Keunikan lainnya adalah hutan nipahnya yang cukup
luas dan berliku-liku, menyusuri tempat ini dengan longboat atau kelotok adalah
salah satu sensasi tersendiri yang tidak bisa didapatkan di tempat lain.
nah sekian tempat wisata yang bisa aku rekomendasikan bila kalian berlibur ke palangkaraya.
Sampai ketemu lagi di post selanjutnya^^
nah sekian tempat wisata yang bisa aku rekomendasikan bila kalian berlibur ke palangkaraya.
Sampai ketemu lagi di post selanjutnya^^